Minggu, 25 Oktober 2009

satelit alam ada berapa??? di tata surya lho..

Apakah satelit itu?

Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Satelit mengelilingi matahari dan satelit tidak menghasilkan cahaya sendiri. Satelit tampak bercahaya karena memantulkan cahaya matahari yang jatuh pada permukaannya. Terdapat dua jenis satelit yakni satelit alam dan buatan. Satelit buatan adalah benda buatan manusia yang beredar mengelilingi benda lain misalnya satelit Palapa yang mengelilingi Bumi.Bulan adalah satelit pengiring planet bumi, hampir seluruh planet dalam tata surya memiliki satelit. Berikut adalah jenis dari satelit buatan yang ada saat ini :
1. Satelit astronomi
2. Satelit komunikasi
3. Satelit pengamat Bumi
4. Satelit navigasi
5. Satelit mata-mata
6. Satelit tenaga surya
7. Stasiun angkasa
8. Satelit cuaca



Berapa jumlah satelit alam di tata surya kita??

Setiap planet di tata surya kita memiliki satelit. Ada planet yang hanya mempunyai satu satelit, ada pula planet yang mempuyai lebih dari satu satelit. Jika dijumlahkan, sampai saat ini terdapat 60 satelit dalam tata surya kita. Ada pun rinciannya sebagai berikut :


Satelit-satelit yang dimiliki planet
Nama Planet Jumlah Satelit Nama Satelit
Bumi 1 Bulan
Mars 2 Phobos, Deimos
Jupiter 16 Metis, Andrastea, Amalthea, Thebe, Io, Europa,
Ganymede, Callisto, Leda, Himalia, Lysithea, Elara,
Ananke, Carme, Pasiphane, Sinope
Saturnus 18 1981S1, Atlas, Prometheus, Pandora, Helene, Titan,
Hyperion, Iapetus, Rhea, Phoebe, Janus, Dione,
Telesto, Mimas, Epimetheus, Enceladus, Tethys, Pan.
Uranus 15 Miranda, Titania, Oberon, Cordelia, Ophelia, Bianca,
Cressida, Desdemona, Juliet, Portia, Rosalind,
Belinda, Puck, Ariel, Umbriel
Neptunus 8 Triton, Nereid, 1989N6, 1986N5, 1989N4, 1989N3,
1989N2, 1989N1
Di atas tidak tercantumkan nama planet merkurius dan venus, karena kedua planet tersebut tidak memiliki satelit. Lain halnya dengan Pluto, dalam tabel di atas tidak tercantum nama Pluto karena Pluto bukanlah planet.

Untuk planet-planet raksasa, satelit yang mengitarinya tidak hanya satu. Sistem satelit di planet raksasa ini terdiri dari satelit berukuran besar dan menengah, bulan berukuran kecil disertai cincin yang terdiri dari bongkahan batu dan debu berukuran sebesar rumah sampai dengan butiran bedak. Satelit pada planet raksasa memiliki ukuran yang cukup besar dan hampir sebanding bahkan lebih besar dari Bulan. Di antaranya adalah, keempat satelit Galilean, Titan dan Triton. Yang menarik 6 satelit berukuran menengah di Saturnus dan 5 satelit Uranus ternyata cukup masif sehingga bisa mencapai kesetimbangan hidrostatik. Sedangkan satelit yang kecil bergerak mengitari planet pada jarak yang sangat dekat, sementara satelit mayor kecuali Triton bergerak mengelilingi planet dengan gerak prograde (searah dengan arah rotasi Planet) dekat dengan bidang ekuatorial planet. Satelit kecil yang mengorbit planet pada jarak dekat juga memiliki inklinasi rendah dan eksentrisitas orbit yang rendah pula. Berbeda dengan satelit kecil yang mengitari planet di luar sistem satelit utama. Satelit-satelit tersebut umumnya memiliki sudut inklinasi dan eksentrisitas orbit yang besar.

Namun, darimanakah satelit-satelit ini berasal? Satelit alam yang mengorbit dekat dengan planet dalam gerak prograde diyakini terbentuk dari materi runtuhan piringan protoplanet yang membentuk menjadi sebuah objek yang kemudian mengorbit objek induknya. Di pihak lain, satelit yang bergerak tidak teratur atau yang biasanya mengorbit pada jarak yang jauh dengan orbit retrograde diperkirakan merupakan asteroid yang terperangkap dalam orbit planet yang kemudian terpecah akibat tabrakan. Di Neptunus, Triton meskipun memiliki ukuran yang cukup besar dan berada pada jarak yang dekat dengan planet, ia justru diperkirakan merupakan planet katai yang tertangkap oleh orbit Neptunus.
Di antara satelit-satelit tersebut, Bumi yang memiliki satelit cukup besar, yakni Bulan yang massanya sekitar 1% massa Bumi dan Charon yang memiliki massa 10% Kedua satelit ini bisa dikatakan cukup berbeda, karena diyakini keduanya berasal dari tabrakan besar yang terjadi di Bumi dan Pluto di masa awal pembentukan Tata Surya. Namun Pluto sekarang bukan lagi menjadi planet tata surya kita.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Kula aturi absen rumiyin...